Wednesday, June 24, 2015

Tipe Orang berdasarkan Kentutnya

  1. Orang Pintar: Orang yang tahu kapan harus kentut dan kapan tidak boleh kentut. 
  2. Orang Jujur dan Sopan: Orang yang kalau kentut selalu bilang “Maaf saya kentut ”.
  3. Orang Sok Bersih: Orang yang kalau kentut celana dilepas dulu.
  4. Orang Misterius: Orang yang kalau kentut tidak pernah diketahui oleh orang lain 
  5. Orang Sosialis: Orang yang selalu kipas-kipas setiap selesai kentut.
  6. Orang Sombong: Orang yang suka mencium kentutnya sendiri.
  7. Orang Cerdik: Orang yang kentut sambil berteriak agar tak terdengar kentutnya
  8. Orang Bodoh: Orang yang tidak bisa membedakan mana kentut sendiri dan mana kentut Orang lain.
  9. Orang Pelit: Orang yang suka menahan kentutnya sendiri.
  10. Orang Korup: Kentutnya bau sekali.
  11. Orang Tidak Jujur: Orang yang habis kentut terus meludah.
  12. Orang Hemat: Orang yang bisa mengeluarkan kentutnya sesuai kebutuhan .
  13. Orang Percaya Diri: Orang yang kalau kentut dikeras-kerasin.
  14. Orang Lugu: Orang yang kentut malah kaget.
  15. Orang Gemar Menabung: Orang yang kalau kentut dimasukan ke kantong plastik lalu diikat erat-erat.
  16. Orang Sadis: Orang yang suka kentut di depan muka orang lain.
  17. Tukang Fitnah: Orang yang kalau kentut langsung menuduh Orang lain.
  18. Orang Apes: Sudah bau kentut masih dituduh pula.
  19. Orang Serakah: Orang yang senang mencium kentutnya Orang lain.
  20. Orang Gendeng: Orang yang kalau kentut pantatnya dimasukan air, agar bunyi blekuthuk-blekuthuk.
  21. Orang Boros: Orang yang kalau kentut dikeluarkan sekaligus sampai terikut ampas-ampasnya.
  22. Orang Jorok: Orang yang setiap kentut celananya ikut basah.
  23. Orang Malas: Orang yang kentut tidak pernah tuntas.
  24. Orang Minder: Orang yang suara kentutnya kecil dan terdengar tersendat-sendat.
  25. Orang Pembual: Orang yang tidak bisa lagi dibedakan mana itu kentut atau omongannya.
  26. Orang Kaya: Orang yang banyak kentutnya daripada kerjanya.
  27. Orang Sengsara: Orang yang seumur-umur hanya pingin kentut saja nggak pernah kesampaian.
  28. Orang Tidak Punya Kerjaan: Yang suka membahas masalah kentut dan juga mau saja membaca tulisan ini sampai akhir

Tuesday, June 23, 2015

Tipe Orang dari Upilnya

Orang yang mencintai kebersihan:
orang yang sehabis ngupil langsung mencuci tangannya.

Orang murah hati:
orang yang rela ngambilin upil orang lain.

Orang tolol:
Orang yang tidak tahu caranya mengupil.

Orang bijaksana:
Orang yang tahu kapan dia harus mengupil.

Orang kasar:
Orang yang kalau mengupil seluruh jari telunjuknya masuk semua.

Orang yang sadis:
Orang yang kalau mengupil, upilnya dipeperin ke orang lain.

Orang yang cekatan:
Orang yang kalau mengupil kurang dari 2 detik.

Orang yang serakah:
Orang yang mengupil tidak cukup dengan satu jari.

Orang yang strategic:
Orang yang mengupil sambil membalikan badanya dan berjongkok.

Orang yang perasa:
Orang yang kalau habis mengupil lalu jarinya di jilat.

Orang yang sensual:
Orang yang mengupil sambil mendesah.

Orang yang aquatik:
Orang yang sebelum mengupil jarinya di basahi terlebih dahulu.

Orang yang pemalu:
Orang yang kalau ingin mengupil lari sejauh 500 meter dari keramaian

Orang yang kurang ajar:
Orang yang kalau ngupil upilnya di lemparkan ke orang lain

Orang yang hemat:
Orang yang kalau mengupil hanya satu minggu sekali.

Orang yang misterius:
Orang yang kalau mengupil upilnya di taruh disekelilingnya kemudian diam-diam pergi bagaikan angin.

Orang yang sopan:
Orang yang meminta izin ke belakang jika ingin mengupil.

Orang yang porno:
Orang yang mengupil sambil membayangkan yang tidak-tidak.

Orang yang butuh perhatian:
Orang yang kalau mengupil sambil berteriak-teriak.

Orang yang cinta seni:
Orang yang kalau mengupil, upilnya di jadikan relief.

Orang yang jorok:
Orang yang kalau mengupil, upilnya di peperin ke lengan bajunya.

Orang yang tidak berprikemanusiaan:
Orang yang kalau mengupil, upilnya ditaruh di makanan atau minuman orang sekitarnya.

Orang yang atletis:
Orang yang sebelum mengupil melakukan pemanasan.

Orang yang kekanak-kanakan:
Orang yang kalau mengupil upilnya dibuat mainan dan dimainkan.

Orang yang mencari jati diri:
Orang yang sedang membaca tulisan ini.

Jika Ikan diumpamakan Wanita

Ikan Salmon
Bentuknya ramping, indah, dagingnya pink muda dan enak dimakan. Tapi sayangnya mahal, karena masih impor. Ini namanya Wanita Karir
 
Ikan Sapu-Sapu
Jenis ini murah dan selalu nempel di kaca akuarium. Kalo udah nempel, susah untuk lepas. Ini namanya Cewek SMU

Ikan Lele
Harganya murah dan bisa dimakan kapan saja. Tapi hati-hati, ada patilnya. Ini namanya Cewek Panggilan
 
Ikan Arwana
Suka bolak-balik di akuarium memperlihatkan kesombongan dan keangkuhan karena merasa tubuhnya indah, langkahnya lemah gemulai dan memancing mata nakal melihatnya dimana pun dia bergaya. So pasti harganya sangat mahal kalau ingin memilikinya dan belum tentu diberi. Ini namanya Artis atau Model
 
Ikan Mas Koki
Jenis ikan yang lumayan mahal, bentuk, warna dan lenggak- lenggoknya indah. Sayangnya hanya bisa dikagumi, tak bisa dimakan, karena merupakan ikan hias. Ini namanya Istri Orang

Ikan Teri
Rasanya asin, murah, bentuk dan rasanya begitu- begitu saja. Selalu enak dimakan kalau lagi tidak ada sayur atau tidak ada lauk yang lainnya. Kalau yang ini namanya Istri Sendiri

Drakula Bertanding

Pada suatu malam di sebuah bukit ada 3 drakula sedang bertanding. Mereka adalah James, Sangkala dan Otong. Mereka mau membuktikan satu sama lain siapa yang paling hebat dalam menghisap darah. Disepakati mereka akan turun bergantian menghisap darah penduduk di kampung dengan James turun pertama disusul Sangkala kemudian terakhir Otong.
Tanpa menunggu lama, James langsung terbang turun dan 10 menit kemudian sudah kembali dengan mulut berlumuran darah.
James: "Kalian lihat kampung di sebelah timur bawah sana?"
Sangkala dan Otong: "Iya, kenapa?"
James: "Seluruh penduduknya sudah kuhisap habis darahnya, ha..ha..ha.." (sambil tertawa bangga)
Sangkala: "Baiklah, sekarang giliranku"
Sangkala segera terbang dan 5 menit kemudian sudah kembali dengan mulut berlumuran darah juga.
Sangkala: Kalian lihat kampung di sebelah barat bawah sana?"
James dan Otong: "Iya, kenapa?"
Sangkala: "Seluruh penduduknya sudah kuhisap habis darahnya, he..he..he.." (sambil tertawa bangga)
Otong: "Baiklah, sekarang giliranku"
Otong segera terbang dan tidak sampai semenit kemudian sudah kembali dengan sempoyongan dan mulut berlumuran darah.
Otong: "Kalian lihat tiang listrik di pinggir jalan sana?"
James dan Sangkala: "Iya, emangnya kenapa?"
Otong: "Sial, saya tidak lihat. Tadi saya menabraknya sampai mulut saya berdarah begini. Kampret..."
Sangkala: "Ya sudah, sabar. Sekarang sudah mau pagi nih, yuk kita pulang sahur. Jangan lupa besok puasa."